Oportunistik itu haram

image

Dari definisinya, oportunis itu kesannya negatif banget ya, seseorang yang dianggap buruk, nggak prinsipil. Benarkah oportunis seburuk itu?
tapi bagaimana kalau menjadi oportunis tetapi tetap berpegang teguh dengan prinsip? bagaimana kalau menjadi oportunis tanpa melalaikan tanggung jawab apalagi merugikan orang lain? menurutku, menjadi oportunis yang seperti itu sah-sah aja kok. atau yang seperti itu sudah tidak dinamakan oportunis? lalu namanya apa ya?

dan ya memang aku kadang menjadi oportunis (what some people say about me *hey i know you’re talking about me :p) but could you please open your mind first before judging me or other opportunists like me?

mungkin mendapat kesempatan A, B atau C bagi sebagian orang merupakan kesempatan yang biasa

ah kapan-kapan aku juga bisa kok kayak gitu

atau

cuma gitu aja, aku juga bisa kok nanti, nggak harus sekarang

tapi untuk sebagian orang lagi (termasuk aku) sometimes there’s no ‘later’ and it might be my only chance. Karena aku tau betul bagaimana keadaanku, apa yang aku miliki dan apa yang aku lakukan (it doesn’t mean i can’t take opinions and suggestions)

Gatal rasanya mendengar orang yang suka judge orang lain padahal nggak ngerti apa-apa atau ngerti tapi cuma sedikit. Rasanya mau ngejelasin why i did this, why i did that, dari A sampai Z sampai balik A lagi biar orang-orang ngerti tapi haters gonna hate, buktinya nggak ngerti apa-apa aja tetep judge kan ya hahaha

anyway, jadi menurutku gimana sih menjadi oportunis yang boleh-boleh aja?
as a grown-up human, kita pasti punya yang namanya prinsip, prioritas dan rencana. Ketika opportunity datang, will we take it or not? sebelum memutuskan, kita harus tanya ke diri sendiri (karena kita yang paling tau kita sendiri) dan pertimbangan harus dihubungkan ke prinsip, prioritas dan rencana yang kita punya. Jadi akan ada beberapa pertanyaan yang muncul,
1. apa kesempatan ini sesuai dengan prinsipku? atau bertolak belakang?
2. apa kesempatan ini bisa mengganggu skala prioritasku?
3. apa kesempatan ini bisa membantu rencana masa depanku?
4. apa ada orang atau pihak yang dirugikan kalo kita ambil kesempatan ini?

Dari sini kita akan punya jawaban yang mengarah apa sebaiknya opportunity itu diambil atau nggak. Kalo tetap sesuai dengan prinsip yang kita punya, prioritas juga nggak terganggu kok, lagipula dengan aku ambil kesempatan ini, bisa menguatkan rencanaku di masa depan yang blablabla, lagipula ga ada juga kok yang dirugikan. So what are we waiting for?

tapi kadang ada yang namanya ragu-ragu, kalo masih ragu, pendapat dari orang yang mengenal kita dan kegiatan kita dengan baik juga bisa kita minta lho. Berguna juga untuk membantu kita makin yakin untuk memutuskan sesuatu.

kalo udah diputuskan, “ya aku ambil!” persiapkan segala hal supaya kerjaan lain ga terbengkalai, ingat skala prioritasnya 🙂

Nah, bagiku jadi oportunis ga semudah yang orang lain liat, kayaknya ah kesempatan apa juga diambil, ga pake dipikir, padahal tahap pertimbangannya cukup bikin pusing dan sampai saat ini banyak juga kesempatan yang telah aku lewatkan karena nggak bisa lulus melewati rentetan pertanyaan pertimbangan tadi. But life must go on, prinsip, prioritas dan rencana yang udah kita buat tetap jadi yang utama. yang jelas, tanggung jawab nomor 1, kesempatan hanyalah bonus kalo kita tetap bisa menjalani tanggung jawab kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s