Travel for Harvard National Model United Nations 2013

Februari, 2013

What will you feel if you have a huge opportunity to go to one of your dream places? Excited like asdfghjkzxcv hahaha yes, that’s what I felt in 2012 when I was announced that I’m chosen as one of 9 delegates to join HNMUN 2013 from Djarum Foundation. It is not only US, but also fully funded, all expenses. When I thought I would never be able to go there because family economical problem, I got the news in my age of 21! yeah I felt on the top of the world 😀 Alhamdulillah

Oke, HNMUN itu apa? Harvard National Model United Nations, simulasi konferensi PBB (United Nations/UN) yang diadakan di Kota Boston, Massachusetts. Ini salah satu simulasi konferensi PBB yang tertua dan terbesar yang mengambil lokasi Boston Park Plaza, one of remarkable places in Boston. Tahun 2013 adalah tahun pertama Djarum Foundation mengirim delegasi untuk ‘International Exposure’ yaitu mengikuti simulasi konferensi PBB. Dari berbagai MUN (Model United Nations) dipilih HNMUN untuk tahun 2013. Kemudian 9 delegasi yang akan diberangkatkan ini sudah dipilih melalui berbagai seleksi yang diadakan di antara Beswan Djarum angkatanku (red: 27).

Nah, selain ke Boston, kami juga arranged perjalanan ke NYC, Washington DC dan Niagara Falls. Total waktu trip kami sekitar 2 minggu lebih. Perjalanan dari Indonesia ke USA, karena kami lewat barat, perjalanan sekitar 28 jam, itu baru sampai di NYC dan belum lanjut flight ke Boston. Sesampainya di Boston kami langsung survey lokasi yang akan dijadikan tempat konferensi dan berjalan-jalan ke Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology, dua universitas tua ternama dan terbaik di dunia. Kami juga berjalan-jalan ke Fenway Park, Ballpark in Boston.

Finally we arrived in Boston!
Finally we arrived in Boston!
Hotel tempat acara
Hotel tempat acara

HNMUN kami, hmmmm, what should I say? Such a competitive conference simulation. Iya sih memang ada awards di akhir simulasi. Tapi kami yang mayoritas baru pertama kali mengikuti acara seperti itu kaget banget, ternyata kompetitif banget. Semua waktu digunakan untuk negosiasi, nggak ada tuh becanda atau sekedar nanya2 untuk make friends, mungkin karena disediakan waktu ngobrol2 sendiri kayak cocktail hour dan delegate dance ya. Saking kompetitifnya, orang2 seakan-akan nggak mau peduli tentang kehidupan asli delegasi lain. Masih tau kan chatting jaman dulu yang kalo baru online langsung nanya asl? Nah itu juga, kenalan nama dan langsung nanya komite mana, kalo kita nggak di komite dia, dia nggak lanjutin ngobrol dan langsung nyari siapa yang satu komite dengan dia nanti. Pokoknya siap2 sakit hati karena ditinggalin deh haha Katanya mereka seambi ini karena beberapa negara menjamin kedudukan pemuda/pemudinya di pemerintahan kalo mereka berhasil menangin award lho. Seserius itu. Oiya di HNMUN ini bener2 ketat, nggak bisa asal foto2 apalagi pas lagi moderate caucus, makanya harus ngumpet2 atau hari terakhir 🙂

Situation in my committee!
Situation in my committee!

Eits, bukan berarti kami nggak serius lho. Walaupun baru pertama kali, kami benar2 berusaha untuk bisa speak up ngeluarin semua materi yang udah kami siapin dan berusaha ngikutin flow yang ternyata di komiteku ada flow dadakan yang belum pernah aku dan partnerku dengar bahkan siapin sebelumnya. Tapi overall seru! Benar2 pengalaman yang luar biasa dan memotivasi banget ngeliat pemuda pemudi dari banyak negara yang punya semangat membara 😀

Selesai HNMUN, yah kita lanjutkan misi selanjutnya, pertama menjelajahi Washington DC. Satu hal yang terucap ngeliat DC, cool! Kapan kita akan punya komplek museum seperti Smithsonian? Bukan cuma museum yang lengkap sagala aya mau tema apapun juga, tapi benar2 gratis! Tentu ini waktu yang tepat untuk mengambil foto dan menyimpan kenangan J Boston dingin dan masih banyak salju menumpuk, tapi DC bersih tanpa salju, but windy! Tentu aja malah jadi lebih dingin haha menipu

Washington DC
Washington DC
Abraham Lincoln Museum
Abraham Lincoln Museum

Dan saat kami mengunjungi NYC, the city of buildings, city of lights, city of…..sirenes hahaha anyway di NYC banyak pengalaman lucu karena kita merasa fully funded but still want to press the budgets, kami pilih hotel yang yah yang penting bersih, cukup untuk nampung kita, 2 kamarlah, 1 cewek 1 cowok. Jadi menurut kami yang penting itu aja. Ternyata, pas pertama menginap 1 malam aja di NYC, itu dorm yang terletak di dekat La Guardia. I personally didn’t care about dorm, karena dormnya bersih, walaupun nggak ada lift dan nggak dikasih breakfast. But letaknya di samping highway, no subway, only bus. Udah gitu kami salah turun di bus stop lain jadi kami harus jalan sekitar 1.5 km masing2 membawa 2 koper hahaha tapi pengalaman yang luar biasa sih. Yang kedua, pas menginap di NYC lagi, kami menginap di hotel yang cukup bagus, dekat dengan subway station but ternyata shared bathroom. Such a surprise and awkward moment pas masuk kamar kemudian sadar,

guys, kamar mandinya dimana?”

KJRI
KJRI

Tapi semuanya benar2 pengalaman yang seru dan kami tetap menikmati perjalanan 2 minggu lebih itu. Setelah 1 malam di NYC untuk menghadiri makan malam di KJRI, paginya kami bertandang ke Niagara Falls naik Amtrak. Nah, disini kami dapat hostel yang masih baru dan bagus makanya bisa dapat murah lebih lagi dapat breakfast juga haha. Alhamdulillaaah rezeki anak2 soleh. Ada 1 hal yang unexpected saat sampai di Niagara Falls. SEPI. Bangunan-bangunan untuk turis di sekitar air terjun tutup, masih bisa duduk2 di dalam, tapi ya sepi gelap cuma bisa ke restroom haha. Malam2 cari makan jalan bareng2 di dekat Niagara juga sepi banget kayak kota mati, bis pun nggak ada yang lewat. Tapi pas masuk restoran lumayan penuh I didn’t how they got there. Mau balik ke hostelpun kami harus masuk ke salah satu hotel dan minjem telepon untuk panggil taksi. Saking sepinya nggak ada taksi juga.

Niagara Falls
Niagara Falls

Selesai dari Niagara, kami balik lagi ke Boston buat main ski, Cuma satu hari langsung balik lagi ke NYC untuk menikmati Big Apple yang dari hari sebelumnya belum pernah bisa karena padatnya rencana kami. NYC, kota yang kukagumi karena tata kotanya yang luar biasa. Sky scrapper on the ground dan banyaknya line subway dibawahnya. Belum lagi Central Park, a huge park di tengah kota Manhattan seakan-akan sebagai persembahan untuk bumi agar menyeimbangkan gedung2 rapat yang telah dibangun. Aku bisa membayangkan bagaimana jadinya Jakarta jika bisa seperti NYC, pasti luar biasa.

Tips travel:

  1. Untuk mengirit pembiayaan hostel, hampir semua perjalanan kami ambil malam, resikonya kadang bis sampai sangat awal sehingga kami harus melanjutkan tidur di station untuk menunggu bis selanjutnya yang akan mengantar kami ke kota tujuan.
  2. Jeli pilih hostel, misal nggak mau bareng sama orang lain, pilih private room, misal nggak bisa share bathroom pastikan di kamar ada bathroomnya, misal butuh wi-fi all-the-time kalo hostel lama dan harganya cukup murah kemungkinan sinyal wi-fi susah didapat di kamar alias harus ke lobi kalau mau dapat wi-fi atau biasanya mereka menyiapkan satu ruangan untuk pakai komputer gitu.
  3. Kalo trip bareng-bareng bisa juga sewa 1 rumah atau apartemen, katanya jatuhnya lebih murah dan lebih enak juga koordinasinya kan, aplikasi yang paling sering dipakai sih AirBnB.
  4. Jangan lupa kasih tips ke taxi driver! Kalo bisa pastikan juga dia pakai argo.

 

Liberty
Liberty

 

Times Square
Times Square

 

NYC signature, yellow cab!
NYC signature, yellow cab!
Advertisements

One thought on “Travel for Harvard National Model United Nations 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s