National Model United Nations – New York

Raising the placard in GA 1 (Courtesy of National Model United New York)
Raising the placard in GA 1 (Courtesy of National Model United New York)

April 2014
Alhamdulillah tahun 2014 aku bisa melakukan trip yang ke dua ke New York City. Lagi-lagi trip ini bukan cuma trip biasa, bukan cuma iseng-iseng jalan-jalan menghabiskan uang untuk refreshing, tapi karena aku akan mengikuti simulasi konferensi PBB (lagi), yang sekarang bernama National Model United Nations New York (NMUN-NY). Aku mengikuti NMUN-NY karena terpilih untuk menjadi salah satu delegasi yang membawa nama Universitas Padjadjaran (Unpad), kampusku tempat bernaung 😀

Nah, apa beda NMUN-NY dari HNMUN yang aku ikuti tahun sebelumnya (2013)? Ya, seperti yang sudah kubilang, ini memang sama-sama simulasi konferensi PBB, tapi yang mengadakannya beda, kalo HNMUN itu diadakan oleh mahasiswa Harvard University, kalo NMUN-NY itu adalah NCCA, organisasi yang concern untuk memberikan enlightenment bagaimana cara kerja PBB dan jalannya konferensi ke youths. Kelebihannya, NCCA bekerja sama secara langsung dengan PBB sehingga hari terakhir simulasi diadakan tepat di General Assembly Hall United Nations Headquarters. Yang mana ruangan itu sebetulnya nggak sepenuhnya dibuka walaupun kita take tour di UNHQ. How cool is that?

Tapi, seperti biasa, pendanaan adalah hal yang cukup berat, terutama bagiku. USA bukan tempat yang bisa ditempuh dengan uang bulananku, bahkan kalo uang bulananku yang utuh selama setahun. Beruntunglah aku bisa mendapat suntikan dana dari tempat dimana aku pernah mendapat beasiswa (yang mengirim aku untuk ikut HNMUN) dan beberapa perusahaan kecil milik tetanggaku dulu. Alhamdulillah seenggaknya dana itu cukup untuk membayar perlengkapan konferensi, flights dan daily needs. Selebihnya, untung aku punya saudara di NYC jadi aku bisa menginap disana walaupun berarti harus commute cukup jauh dan terpisah dengan teman-temanku yang bisa bayar akomodasi di hotel. Makan bisalah cari yang murah, yang penting sampe sana (pikirku).

Beda sama tripku yang pertama kesana, aku kali ini jauh lebih ngirit, yang penting bisa ikut konferensi, punya uang untuk naik subway dan beli tiket masuk ke tempat2 yang harus bayar. Sebenarnya teman2ku punya 3 tujuan, NYC, Washington D.C dan Boston. Aku udah pernah ke DC dan juga Boston, makanya itu aku memilih untuk ikut pas ke DC aja kalo memang ada uang lebih, karena memang lebih banyak yang bisa dilihat di DC kan?

Tripku dimulai dari 9 April, hari ulang taunku, sudah cukup berkesan bagiku dan itu berarti aku ngerayain ulang tahunku selama 36 jam! Kita ambil jalur timur, transit di Jepang lalu lanjut lagi langsung ke John F. Kennedy airport. Dari sini kita berpisah karena aku dijemput teman pakdeku dan teman-temanku ke hostel dengan orang Indo yang punya tour & travel disana.

Setiap hari aku janjian dengan teman2ku untuk bertemu di suatu titik dan strolling around the city bareng. Atau aku pagi2 datang ke hostel mereka. Harus commute sendirian dari Forest Hills, NYC ke Manhattan dengan subway sangat menyenangkan, lebih banyak waktu untuk mengamati kehidupan dan aktivitas orang2 disana.
Di NMUN-NY, karena aku bertugas sendirian (single delegate) di komiteku (General Assembly 1), tugasku cukup berat untuk mencatat, mengolah semua data, bernegosiasi dan bicara di depan komite, semuanya dilakukan sendirian. Tapi karena aku sendiri, aku merasa jadi bisa lebih mingle dengan delegasi lain dan akhirnya berteman baik dengan Alissa (France) dan Nigel (Australia), single delegate lain di komiteku. Yang biasanya makan siang kumpul dengan teman satu delegasi, ini jadi bisa makan bareng dengan mereka dan allies yang lain. Dan tentunya selain membuka pintu pertemanan, membuka kesempatan untuk bernegosiasi dengan lebih lancar juga ke teman2 mereka yang lain :p Jadi ingat apa kata Nigel, “where’s your working papers? I will sign all working papers if your country is in sponsors’ name. We’re friends, I believe in you” hahaha

NMUN-NY selesai dan aku bisa ikut ke DC yeeeay! Di DC kita nggak nginep di hostel atau motel karena salah satu teman kita punya kenalan anak atase pendidikan di DC, jadi kita bisa nginep disana hehe intinya ngirit! Kita disana cuma 2 malam lalu balik lagi ke NYC dimana yang lainnya kemudian melanjutkan perjalanan ke Boston, kecuali aku dan Anna, salah satu delegasi yang merasa lebih baik stay di NY ikut aku nginep di rumah saudaraku daripada jatahnya dipake ke Boston (katanya).

Jadilah kita menikmati NYC berduaan, kita ke Brooklyn, China Town, High Line, tempat-tempat yang membuat kita serasa jadi New Yorkers sambil menunggu teman2 yang lain kembali ke NYC :p Sampai pada beberapa hari terakhir kita semua menginap di PTRI (Perutusan Tetap Republik Indonesia), akhirnya aku nggak harus sulit mencari dan janjian dengan teman2 setiap hari seperti hari2 awal di NYC. Kemana-mana tinggal berangkat bareng aja dan lagi2 menikmati NYC juga tempat2 terkenal bahkan yang hanya diketahui New Yorkers sampai hampir ingat betul rute subway yang harus kita naiki.

Tapi 3 hari sebelum pulang ke Indonesia, aku diajak saudaraku untuk 1 day trip ke Philadelphia, kota yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya. Kami pergi ke Liberty Bell Center dan tempat pertama kali Columbus mendarat. Alhamdulillah nambah lagi pengalamanku 

After all, that was one of unforgettable 3 weeks trip in limited budget yet memorable through all the dramas and laughs.

Trivia: selama hampir setiap hari di NYC kita harus cari 0.99$ pizza for lunch and dinner atau halal food which costs 6$ but in a big portion so you can eat it for 1 day (lunch and dinner) hahaha

Tips traveling:
1. Karena nggak punya waktu banyak dan uang berlebih, pastikan semuanya ter-planning, jangan tertipu dengan ‘katanya’ kalo disana beberapa tiket akan lebih murah. If you’re lucky enough you’ll get it but, if you don’t, tickets could be so much more expensive! Dan jadwal perjalanan juga jadi berantakan, jadi semua yang bisa diurus disini lebih baik urus aja via online.
2. Bring your ipod or anything (music player)! Kalo jalan sendirian lumayan pake headset di salah satu kuping, jangan 2 kuping ya walaupun terbilang lebih teratur dan disiplin tetep aja bahaya kalo jalan tapi kupingnya ditutupi headset.
3. Bulan April bukan berarti hawa dingin benar2 hilang, tetap siap coat atau long-john ya.
4. Jangan suka naik2 pohon di Central Park atau tunggu aja kamu kena teguran dari police yang ngejaga disana.
5. Cari tempat2 yang hype atau yang kamu butuhin di Yelp! Disana mereka pakai Yelp untuk promosi atau ngasih rekomendasi/kritik.
6. Dibanding beli air mineral (walaupun ada tap water tapi kadang beberapa orang nggak suka karena rasanya yang khas) lebih baik beli ice coffee di salah satu fast food yang paling tersebar di seluruh dunia (McD*****s), lebih murah karena sering diskon juga haha

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

NMUN8

NMUN9

NMUN10

NMUN11

NMUN12

NMUN13

NMUN14

NMUN15

NMUN16

NMUN17

NMUN18

NMUN20

NMUN21

NMUN22

NMUN23

NMUN24

NMUN25

NMUN26

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s