Smart Umrah Journey with Cordova Travel (Part 1)

Assalamualaikum semuanyaaa, udah lama rasanya nggak muncul ngeblog karena berbagai hal di per-koas-an efkage 😀

Dan juga karena aku berangkat Umrah gratissss! What? Seriously? How? So lucky! (FAQ from people who know this)

Jadi ceritanya, beberapa bulan yang lalu aku ikut lomba atau kontes atau kompetisi bernama #HijabChallenge, diadakan oleh Clozette Indonesia yang bekerja sama dengan simPATI, SCARF Magazine dan berhadiah utama grand prize photoshoot untuk SCARF Magazine daaaaan Umrah gratis dari Cordova Travel! Woooow, pas pertama tau lomba ini juga aku melongoo, enak banget kalo bisa umrah gratiiis. Dan saat itu aku udah melewati minggu pertama, jadi aku harus catch up challenge di minggu pertama terus lanjut memenuhi challenge yang berikutnya.

Maksudnya gimana sih? Nah #HijabChallenge ini terdiri dari 8 minggu, setiap minggunya kita harus upload foto yang sesuai dengan tema mingguan. Tiap minggu juga dipilih weekly winner yang bakal dapat bingkisan seharga 500ribu dan voucher MAP 500ribu. Pas pertama jadi weekly winner, aku udah senang banget bisa menang, secara sebenarnya itu kan susah susah gampang ya nge-upload sesuai tema tapi kan ga tau apa selera kita sama atau sesuai dengan yang juri mau, jadi wow banget bisa dapat mingguan. Ternyata pas selesai #HijabChallenge dapat kabar menang Grand Prize! Alhamdulillah banget ya Allahhh.

Setelah beberapa kali (mulai dari Desember) dihubungi pihak Cordova Travel dan ditawari tanggal keberangkatan, akhirnya aku menetapkan tanggal 6 Februari 2016. Aku yakin tanggal tersebut aku bisa meluangkan waktu dari segala pekerjaan koasku yang lagi padat-padatnya. INSYA ALLAH 6 FEBRUARI 2016 GA ADA UJIAN! (doaku mantap)

Akhirnya hari yang ditunggu datang juga. Lucky me (again), aku diberangkatkan bersamaan dengan grup corporate, grup RS Sari Asih, yang mana sebenarnya aku lama tinggal di Tangerang dan tau banyak tentang RS itu dan orang-orangnya ternyata luar biasa baik dan welcome. Seperti biasa, bagasi sudah diurus dari pihak Cordova dan dikumpul dari 2 hari sebelum keberangkatan,  jadi kami tinggal datang dengan tas tangan dan kabin. Check-in seperti biasa sudah diurus dari pihak travel. Yey ternyata seat sepertinya sudah benar2 direserved jadi kita sudah pasti duduk bersebelahan dengan roommate kita atau keluarga kita.

Biasanya walaupun check-in diurus travel, kita harus tetap cek di imigrasi kan? Tapi dengan Cordova Travel, ga perlu ribet-ribet ngantri di imigrasi lagi, langsung aja nunggu boarding di lounge Garuda Indonesia. Santai dan ngobrol2 aja sampe denger adanya boarding call, toh ternyata Cordova Travel ngajuin special request biar gate closed 15 minutes.

Karena flight pakai Garuda Indonesia, kita direct flight ke Jeddah. Nah, sekarang katanya King Abdul Aziz Airport yang dipakai untuk ibadah haji, juga digunakan untuk umrah. Jadi kita landed safely at King Abdul Aziz Airport setelah flight 9 jam. Alhamdulillah, proses imigrasi cepat sekitar 15 menit aja, ga perlu antri lamaaa kayak pas pertama kali umrah (sampe 3 jam). Kita nunggu sebentar untuk sholat isya dan kita juga ga perlu ambil sendiri bagasi kita karena udah ada crew dari Cordova Travel yang nyambut dan nungguin bagasi (walaupun dari Jakarta juga ada crew Cordova Travel yang mendampingi). Kita langsung cus ke Medina naik bis dan bukan rahasia kan perjalanan dari Jeddah ke Medina itu ga ada toilet yang proper (bersih), nah dari Cordova Travel disediakan bis yang ada toiletnya. Jadi tenang deh kalo di perjalanan tiba2 pgn ke toilet kan.

Tepat 1 jam sebelum adzan subuh kita sampai di Hotel Millennium Al Aqeeq Medina. Oh iya karena aku berangkat ditemani mama, jadi pihak Cordova Travel sudah mem-plot kami berdua di satu kamar, begitu juga dengan jemaah lain yang berangkat dengan keluarganya, akan disatukan, walaupun misalkan (anak perempuan dan ayahnya atau pasangan suami istri). Tenang aja, beda dengan kebanyakan travel lain yang mem-plot sesuai jenis kelamin dan satu kamar 4 orang, Cordova nggak memisahkan keluarga asalkan masih muhrimnya :p.

Ibadah, ibadah dan ibadah tentunya. Untungnya hotel kita cukup dekat (sangat dekat malah) dengan Masjidil Nabawi. Jadi ibadah Alhamdulillah bisa dilakukan dengan maksimal. Selain ibadah di Masjidil Nabawi, kita juga diajak ke Museum Asmaul Husna, Masjid Quba, Kebun Kurma dan tentunya Jabbal Uhud.

Lalu kapan berangkat ke Mecca-nya? Gimana ceritanya? Apa lagi yang bikin aku amazed dan beruntung banget bisa berangkat umrah dengan Cordova Travel? Tungguin di post blog selanjutnya 😉

umra2
Jabbal Uhud
umra10
Jabbal Uhud
umra9
Museum Asmaul Husna
umra8
Masjid Quba
umra6 (2)
Masjid Quba (Inside – 2nd Floor)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s